Seorang suami tertangkap basah istrinya sedang berduaan dgn cewek lain. Si Suami berusaha memberikan bermacam-macam alasan untuk menenangkan istrinya. Si istri yang sudah habis kesabarannya memotong ucapannya sambil berkata, "Sudah, sudah! Karena Mas sudah mulai macem-macem, sebagai hukumannya Mas ngga akan bisa melihat aku seminggu ini.
Si suami setuju.
Begitulah selama seminggu dia tidak bisa melihat istrinya. Baru pada hari ke-8 dia bisa melihat sedikit dari kedua sudut matanya yang masih bengkak.
Apr 28, 2014
Hukuman untuk Suami yang Selingkuh
Apr 21, 2014
Haus
Seorang anak laki² disuruh tidur oleh bapaknya karena waktu tidur malam sudah tiba...
Lima menit kemudian, dari dalam kamar terdengar suara: "Pa-ak..."
"Apa?"
"Saya haus. Tolong ambilkan air minum, ya?"
"Tidak. Sudah waktunya tidur. Lampu² sudah dimatikan."
Lima menit kemudian: "Pa-aaaak..."
"APA?" Bapaknya sudah mulai marah.
"Saya HAUS... Tolong ambilkan air minum, dong??"
"Sudah bapak bilang TIDAK! Kalau masih minta lagi, nanti bapak pukul pantatmu!!"
Lima menit kemudian: "Paaaa-aaaak..."
"APA??!!" Bapaknya menjadi marah sekali.
"Kalau bapak masuk kamar untuk memukul pantatku, tolong sekalian bawakan air minum, ya?"
Lupa
Selama beberapa tahun terakhir ini Pak Iwan membiarkan wajahnya ditumbuhi janggut, kumis dan jambang yang lebat.
Pada suatu hari, semua itu dicukurnya habis. Sepulangnya dari tukang pangkas, dia melihat puteranya sedang bermain di depan rumah. Dia ingin tahu, apakah putranya masih mengenalnya dalam keadaan klimis seperti itu. Karena itu, dia bertanya pada puteranya, dimana rumah Pak Iwan.
Dengan ketakutan, anaknya berlari masuk ke dalam rumah,
"Mama, mama!! Papa telah mencukur brewoknya, dan kini jadi lupa dimana rumah kita!"
Apr 19, 2014
Tetangga Miskin
Dengan tergopoh-gopoh Ani yang masih kecil itu masuk ke rumah.
"Ayah....Ibu ...!!" teriaknya.
"Tetangga kita itu pasti orang miskin ....."
Si Ayah dan si Ibu sangat terkejut mendengar ucapannya itu karena sesungguhnya daerah tempat tinggal mereka adalah daerah pemukiman orang berada.
Ayah : "Mengapa kamu mengatakan begitu, sayang?"
"Sebab, mereka sudah ribut hanya karena anaknya menelan uang logam lima puluh rupiah."
Perbedaan Daun Pepaya dengan Tangan Wanita
Seorang istri yang pandai memasak selalu mendapat pujian dari suaminya.
Suatu hari sang istri menyuguhkan sayur dan lalapan dari daun pepaya.
Suaminya menggoda: :Apakah kamu tahu bedanya daun pepaya dengan tangan wanita?"
Sang istri yang takut masakannya tidak enak menjawab : "Tidak tahu, Mas... Apa sih bedanya?"
Suami : "Daun pepaya itu dapat melembutkan daging, kalau tangan wanita dapat mengeraskan daging".
Istri : "Ah...Mas bisa aja.."
Apr 16, 2014
Pulang Kampung di Hari Natal
Seorang pria di Mimika menelepon anaknya yang ada di Jakarta sehari sebelum malam Natal dan berkata, "Aku tidak bermaksud merusak harimu, tapi aku harus memberitahumu bahwa aku dan ibumu akan bercerai; sudah cukup aku menderita selama 45 tahun."
"Apa yang Ayah bicarakan?" teriak anak laki-lakinya.
"Kami tidak dapat bersama lagi," kata sang ayah. "Kami saling benci dan saya sudah muak membicarakan hal ini, jadi teleponlah kakak perempuanmu di Bandung dan katakan padanya mengenai hal ini."
Dengan kalut, ia menelepon kakaknya, yang kemudian berteriak di telepon, "Mereka tidak akan bercerai! Aku akan menangani masalah ini."
Ia segera menelepon ke Mimika dan berteriak kepada ayahnya, "Ayah nggak akan cerai. Jangan lakukan apa pun sampai aku tiba di sana. Aku akan menelepon adik dan kami akan tiba di sana besok pagi. Jangan lakukan apa-apa sampai kami tiba di sana, mengerti?" Ia menutup teleponnya.
Pria itu menutup teleponnya dan berkata kepada istrinya, "Oke," katanya, "mereka akan pulang saat Natal dan mereka juga membayar ongkos perjalanannya sendiri!"
Kasihan Mama
Sebuah keluarga akhirnya dapat pindah ke rumah yang lebih besar. beberapa waktu kemudian salah seorang anaknya bertemu dengan teman dari daerah bekas rumah lamanya.
"bagaimana rumah barumu? enak ?" tanya si teman.
"ya, tentu saja. kami punya kamar sendiri-sendiri. cuma kasihan mama, ia tetap saja sekamar dengan papa." jawab si anak.
Ayah Terpaksa
Anak Remaja : Ayah......
Ayah : Ada apa, nak??
Anak Remaja : Apakah dulu ayah bercinta seumur saya ini???
Ayah : Benar, nak. Jadikanlah pengalaman buruk ayah ini sebagai pelajaran untukmu.
Anak Remaja : Lho, kenapa begitu??
Ayah : Karena akhirnya terpaksa ayah menikah dengan ibumu.
Kebahagiaan Sang Ibu
Sebuah keluarga malang yang tinggal di kota Malang, akhirnya tahu bahwa salah satu anak gadisnya bekerja sebagai pelacur di kota Jakarta.
Si Ibu pun menangis tersedu-sedu.
"Kenapa anda menangis?" tanya tetangga, "Yang sudah terjadi biarlah terjadi, yang penting kita selalu berdo'a semoga ia segera sadar."
Sambil mengusap air matanya, Si ibu menjawab dengan terbata-bata
"Saya menangis bukan karena itu, tetapi saya menangis terharu karena dia adalah anak satu-satunya dari enam bersaudara yang akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan."
Gua Bilangin ke Bapak Elu
Suatu hari ada seorang anak kecil mencuri mangga dari pohon milik tetangganya dan tertangkap basah oleh si pemilik pohon tersebut. lalu si pemilik pohon itu berkata dengan nada berteriak :
"Hei! dasar bandel, ayo! turun lu dari pohon mangga gue. Entar gue bilangin ama bapak elu ye"
Tetapi si anak bukannya segera turun malah dia mendongak ke atas pohon sambil berkata "Pak, cepetan turun, Pak, kita udeh ketahuan!"
Punya Anak 10 Bernama Sama
Seorang wanita mendatangi Kantor Dinas Sosial untuk mengajukan permohonan tunjangan sosial Anak.
“Berapa jumlah anakmu?”, tanya petugas.
“10 orang Pak!”
“Sepuluh orang? Siapa saja nama mereka?”
“Angga, Angga, Angga, Angga, Angga, Angga, Angga, Angga, Angga dan Angga.”
“Hah? Namanya sama semua? Apa Anda tidak jadi bingung?”
“Oh tidak Pak. Malah jadi gampang. Kalau mereka lagi main di luar saya cuma berteriak, ‘Angga… Makan!’ atau ‘Angga… tidur!’ dan mereka semua akan segera masuk.”
“Bagaimana jika kamu mau ngomong kepada salah seorang saja?”, tanya petugas yang masih bingung itu.
“Ah itu gampang saja Pak. Saya tinggal memanggil nama bapak mereka saja.”
Apr 13, 2014
Pertama Kali Melihat Lift
Seorang Batak kampung menang undian untuk bisa ke Jakarta dengan keluarganya. Sampai di Jakarta mereka sekeluarga pergi belanja ke Pondok Indah Mall. mereka terheran-heran melihat segala sesuatu di sana.
Mereka kemudian berhenti di depan dua buah pintu perak yg bisa buka-tutup sendiri. Si anak kemudian bertanya kepada bapaknya dgn logat batak
"Pak benda apa ini?"
Si bapak pun menjawab " Bah! mana aku tau.... seumur hidupku aku tak pernah melihat benda seperti ini!"
Dengan masih terheran-heran, mereka melihat seorang wanita tua menekan sebuah tombol di depan dua buah pintu perak itu, kemudian pintu terbuka, & wanita tua itu masuk ke dalam ruangan kecil didalam dua pintu perak itu.
Mereka melihat lampu-lampu dengan angka-angka menyala-nyala mulai dari yg paling kiri ke yg paling kanan dan kemudian balik lagi ke yang paling kiri. Kedua pintu perak itu kemudian terbuka, dan keluarlah seorang wanita cantik dan sexy dari sebuah ruangan di dalam kedua pintu itu.
Si bapak kemudian berbisik kepada anaknya,
"Cepat... Panggil mamakmu!"
Anjing Bernama Poppy
Billy mempunyai anjing yang bernama Poppy. Billy sangat menyayangi Poppy dan menganggapnya seperti sahabat. Kalau Billy pergi ke sekolah, Poppy akan mengikutinya sampai ke ujung jalan, dan menunggu Billy di depan pagar rumah untuk menyambut Billy sepulang dari sekolah.
Suatu hari Billy pulang dari sekolah dan menemui ibunya di dapur. Ibunya berkata, “Billy, sini nak, aku punya berita buruk yang harus aku beritahukan padamu. Poppy ditabrak mobil, dan dia meninggal!”
Billy langsung menatap Ibunya dan berkata, “Oh … gitu to?”
Setelah itu Billy langsung masuk ke kamarnya untuk mengganti baju dan keluar dari kamar beberapa menit kemudian.
“Mami, si Poppy ke mana sih?” tanya Billy.
“Lho kan tadi Mami sudah bilang kalau Poppy tertabrak mobil dan meninggal.” kata ibunya.
Mendengar hal itu, Billy langsung menangis meraung-raung sambil berkata, “Tadi Billy dengarnya bukan Poppy, tapi Papi!”
Apr 10, 2014
Mana yang Lebih Disukai Suami pada Istri
Istri bertanya kepada suami: "Mana yang kamu paling suka dari aku - wajah cantikku atau tubuh sexy-ku?"
Suami menatapnya dari atas ke bawah dan menjawab, "Aku suka sense of humor-mu"
Apr 9, 2014
Saudara Hewan
Sepasang suami istri sedang berkendara melintasi jalanan desa sepanjang beberapa mil. Sepanjang perjalanan, mereka saling mendiamkan. Sebelumnya, mereka berdebat dan ngga ada yang mau mengalah.
Saat melewati kumpulan keledai, kambing, dan babi, si suami dengan nada mengejek bertanya, "Saudaramu ya ...?"
"Yap," jawab istrinya, "saudara ipar."
Apr 8, 2014
Biaya untuk Pernikahan
Seorang anak bertanya pada ayahnya:
"Ayah, berapa banyak sih biaya yang harus dikeluarkan untuk pernikahan?"
"Entahlah nak, karena sampai sekarang Ayah masih bayar terus kepada ibumu".
Mar 29, 2014
Cacat Kecil
Seorang Pria keturunan ingin membalas budi pada seorang petani yang telah menolongnya. Namun dia bingung karena sang petani ini memiliki tiga orang anak yang semuannya perempuan. Dengan kekuasaannya, Ia memutuskan mengencani mereka, untuk mencari yang terbaik diantara ketiga anak petani tersebut.
Hari pertama, Ia pergi dengan anak pertama dan kepada Petani itu Ia menyampaikan, "Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan."
Hari Kedua, Ia pergi dengan anak kedua dan ketika pulang dia berkata, "Anak kedua bapak juga punya cacat yang sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling."
Hari Ketiga, Ia pergi dengan anak ketiga dan sangat gembira dan merasa cocok, "Inilah yang saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna."
Lalu menikahlah Pria ini dengan anak ketiga Petani tersebut. Dan pada bulan ke delapan Ia dikaruniai seorang anak. Dengan penuh kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya.
Ketika sang anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya, "Kenapa bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya Tampan, Kenapa anak saya bisa sejelek itu..?"
Petani menjawab, "Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan. Waktu itu Ia sudah hamil duluan....."
Mar 27, 2014
Hadiah Untuk Mama
Tiga orang anak laki-laki yang merantau sukses dalam pekerjaan dan usaha mereka. Mereka akhirnya mendiskusikan pemberian apa yang dapat mereka berikan kepada ibu mereka yang sudah lanjut usia sebagai hadiah dan ucapan syukur karena mereka bertiga telah menjadi orang yang sukses dan kaya.
Anak pertama berkata, "Aku sudah selesai membangun sebuah rumah yang sangat besar untuk Mama kita!"
Dan anak yang kedua berkata, "Oh, aku sudah mengirimkan Mama sebuah mobil Marcedes, lengkap dengan sopirnya!"
Lalu anak ke tiga berkata, "Aku punya hadiah yang lebih istimewa dari kalian berdua! Kalian tahu kan dan kalau Mama kita sangat suka sekali membaca kitab suci dan kalian juga tahu kan kalau penglihatan Mama kita kurang begitu bagus lagi sehingga dia kesulitan dalam membaca kitab suci. Nah ... aku mengirimkannya seekor Burung Beo luar biasa yang hafal seluruh isi kitab suci. Mama tinggal menyebutkan kitab apa, pasal, maupun ayat berapa yang ingin didengarnya dan dengan cepat Burung Beo ini akan meyebutkan isinya!!"
Beberapa waktu kemudian, ibu mereka mengirimkan surat ucapan terima kasih kepada anak-anaknya:
"Milton," dia menulis kepada anak pertamanya, "Rumah yang kau bangunkan untukku terlalu besar. Aku hanya menggunakan satu kamar, tapi aku harus membersihkan seluruh rumah!"
"Gerald," dia menulis kepada anak keduanya, "Aku sudah terlalu tua untuk mengadakan perjalanan. Sepanjang hari aku menghabiskan waktu di rumah saja, jadi aku sangat jarang menggunakan Mercedes itu. Lagipula sopirnya agak kurang sopan!"
"Donald tersayang," dia menulis kepada anaknya yang ketiga, "Kamu betul-betul tahu apa yang menjadi kesukaan Ibumu ini .... Ayam yang kamu kirimkan padaku itu sangat lezat rasanya!"
Jam Tangan
Seorang pemuda sedang dalam perjalanan kembali ke Jakarta dengan kereta api. Persis di depannya duduk seorang bapak. Setelah lama berdiam diri, sambil menguap sang pemuda ber tanya kepada bapak tersebut, "Maaf, jam berapa sekarang, Pak?"
Sebuah pertanyaan yang biasa kita lakukan di mana pun, kapan pun, dan kepada siapa pun, dan biasanya kita selalu dapat jawaban. Tapi kali ini sungguh di luar dugaan, si bapak diam saja. Mengira sang bapak agak kurang dengar, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali, namun si bapak tetap diam tidak bergeming sedikitpun.
Merasa kesal, pemuda langsung mencolek bapak tersebut dan berkata,
"Saya heran, mengapa Bapak tidak menjawab pertanyaan saya? Apa sih susahnya," tanyanya kesal.
Si bapak menjawab dengan tenang: "Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong-ngomong lagi soal ini soal itu, terus, sampai nanti kita jadi akrab."
Si pemuda melongo mendengar ceramah si bapak, terus dia tanya lagi, "Lalu, apa salahnya kalau kita akrab?"
Si bapak bilang, "Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di Gambir. Kalau kita sudah akrab, nanti kita akan turun sama-sama, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu."
Si pemuda tambah bingung, "Terus, Pak??" tanyanya lagi penasaran.
"Istri saya tuh orangnya baik sekali sama semua orang. Nanti dia pasti nawarin kamu mampir ke rumah. Nanti kamu mampir dan pasti mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya. Kamu nanti lama-lama bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu bisa jadi pacar anak saya dan lama-lama kamu bisa jadi menantu saya." lanjut si bapak.
Sang pemuda yang tadi sudah bingung sekarang menjadi makin bingung, lantas dia tanya, "Terus apa hubungannya sama pertanyaan saya yang pertama?"
Sambil berdiri dan dengan lantang bapak tersebut menjawab,
"Masalahnya ... SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN SAJA NGGAK PUNYA!!!
Abang
Pada suatu pagi, bertanya si isteri pada si suami:
Isteri: Abang lihat deh tetangga kita yg baru pindah itu?
Suami: Kenapa?
Isteri: Tiap pagi sebelum pergi kerja, suami dia akan cium isterinya. Kalau pulang kerja, dia akan berikan isterinya sekuntum bunga mawar. Mesra banget mereka. Kenapa abang tidak seperti itu?
Suami: Mau mampus apa?... Mana abang kenal sama isterinya?"












