ketika kesehatan jiwa selalu dipelihara sebaik-baiknya,
ketika iman diperlakukan sebagai harta paling berharga,
maka bertambahnya usia adalah bertambahnya
pesona diri sebagai manusia seutuhnya,
jauh lebih indah dari pesona fisik semata
Humor | Cerita Humor | Lucu | Cerita Lucu | Gokil | ngakak | Lelucon | Kocak | Kocak Habis | Gokil Habis | Lawak | Joke | Plesetan | Pantun Lucu | Kisah Lucu | Cerita Ngakak | Gambar Lucu | Gambar Gokil | Gambar Kocak | Ngakak Habis | Foto Lucu | Guyonan | Guyon | Abu Nawas | Ketawa | Ketawa Ketiwi | Koplak
Jatuh terkapar tak berdaya
seiring perginya sang rembulan
tuk pastikan langkah.
Sinarnya meredup lalu hilang,
tinggalkan kegelapan.
Toh sesayup masih terdengar
bisikannya :
Jangan kasihani diri sendiri,
karena Engkau adalah
Matahari terang benderang
yang tidak sepantasnya
menangisi perginya sinar rembulan.
Dua puluh tahun dari sekarang
mudah-mudahan kita tidak menyesal
atas hal-hal yang tidak kita lakukan
langkah-langkah yang kita urungkan
karena kurang keberanian
takut akan kegagalan dan penolakan
Saat semua sudah kumiliki
senjata - perisai - perbekalan
bahkan dalam jumlah melimpah ruah
ternyata
semuanya itu baru berarti
setelah aku menawar kuda perang
memilikinya
lalu membawanya menempuh takdirku
Ya Tuhanku
percikkan hambamu ini
sedikit keberanian hadapi
kekalahan
Sungguh sedih rasanya
melihat para ksatria
telah berangkat dengan kuda-kudanya
menancapkan tonggak demi tonggak
yang mesti ditempuhnya
lalu saling bercerita tentang
milestone di kehidupannya
Sementara aku disini
belum juga menemukan kuda
yang kan bawaku berkelana
Momen yang tidak kuduga
membuka kembali armada
yang telah lama terkandangkan
jadilah merepotkan
galau dan semua tentang dia
mengkabuti pikiran
Namun aku yakin
waktu yang akan menjawabnya
menerbangkannya
seperti bulu-bulu
yang berhamburan
Angin malam buatmu sedih,
dingin, ngilu dan sepi,
gemerisik jiwa merindu,
pedih sepedih kucuran jeruk nipis,
diatas luka yang menganga,
Eittss nanti dulu!!
Itu semua hanya ada di dunia rasa,
bukan raga yang dapat diraba,
boleh jadi itu hanya bayangan,
yang dibesar-besarkan,
dan tak lebih dari,
ketakutan tanpa alasan
Maka tersenyumlah,
gagahlah memandang dunia
keringkan genangan air mata
Karena kamu adalah Ksatria
Dan makan malam itu
tanpa diduga
telah membangkitkan kenangan lama
ditambah lagi pernak-pernik baru
yang sebelumnya kau tak pernah tahu
menggigit jiwamu bak sayatan sembilu
Oh Sudahlah
biarkan burung pipitmu terbang
dari sangkar kenangan
toh yang pernah mengisinya
bukan hanya dia seorang
Dua lempengan besi beradu
memotong kenangan masa lalu
tentang dia
yang tak mungkin dirubah lagi
agar terlupakan
puing-puingnya musti disingkirkan
agar bisa terukir masa depan
Kalau lihat dia,
rasanya jadi ingin manja
Soalnya sorot matanya
sepertinya berkata:
“Hai kamu,
bermanja-manjalah padaku
Aku paling suka
kau jadikan tempat bermanja-manja”
Dia yang tak maju-maju
Bukan berarti tidak mampu
Bisa jadi tak diberi kesempatan
Hingga terpendamlah kecemerlangan
Dia yang biasa-biasa saja
bukan berarti tak sehebat sang bintang
karena bukan hanya kemampuan
tapi juga kesempatan yang menentukan
(undil)
Di sini sendiri

Ketika pulau yang dituju sudah jelas
Ketika jalur yang harus ditempuh sepakat
Ketika perbekalan yang dibawa sama
Ketika dayung yang tersedia sama wanginya
Ketika layar yang tergelar sama bersihnya
Ketika tawa dan canda sama bunyinya
Mengapa masih pusing memilih perahu yah?
Seandainya kamu punya kesempatan
merubah batu-batu menjadi permata,
membuat nilai-nilai ujianmu jadi A semua,
menyelesaikan tugas akhirmu sekejap mata,
memenuhi hari-harimu dengan hujan keberhasilan,
meraih cinta dan persahabatan dari sejuta manusia
ITU SEMUA TIDAK ADA ARTINYA!
Dibanding kesempatan yang kau genggam saat ini
Untuk meletakkan hatimu di dalam hatinya,
agar dapat merasakan apa yang dirasakannya.
Untuk memadukan keinginanmu dan keinginannya,
agar serasi dalam keteguhan menempuh jalan suci-Nya.
Untuk memuliakan dan membimbingnya,
agar bersama meraih ridha-Nya,
demi kebahagiaan sejati di dunia,
demi KEABADIAN cinta di SURGA.
Puisi pernikahan dedicated to
Catur Gunawan Wibisono dan Wening Pusparini
Semoga menjadi keluarga Sakinah
Additional:
Lirik lagu berikut ini diambil dari Wening dan Catur Wedding Website
Bila ingin memberi ucapan selamat, bisa disampaikan melalui buku tamu website
TEMAN SEJATI -Brothers
Selama ini Kumencari-cari
Teman yang sejati
Buat menemani Perjuangan suci
Bersyukur kini PadaMu Illahi
Teman yang dicari
Selama ini Telah kutemui
Dengannya di sisi
Perjuangan ini
Senang diharungi
Bertambah murni
Kasih Illahi
KepadaMu Allah
Kupanjatkan doa
Agar berkekalan
Kasih sayang kita
Kepadamu teman
Ku pohon sokongan
Pengorbanan dan pengertian
Telah kuungkapkan
Segala-galanya...
KepadaMu Allah
Kupohon restu
Agar kita kekal bersatu
Kepadamu teman
Teruskan perjuangan
Pengorbanan dan kesetiaan
Telah kuungkapkan
Segala-galanya
Itulah tandanya
Kejujuran kita
Listen Teman Sejati -BROTHER
DINDA -Gradasi
Engkau sambut pagi
Dengan senyum ceria yang menawan
Mengantarkan daku pergi
Meraih mimpi ….kita
Andai ku bisa
Membuat diriku menjadi dua
Kutinggalkan yang satunya
Tuk temanimu…cinta duhai permataku
Reff:
Dinda…Sejuta pesonamu hadir dalam jiwa
Dinda…Senyummu mampu membuatku tak mengeluh
Dinda…Binar bola matamu terangi hariku
Dinda…Ketenangan bagai telaga yang kau berikan
Ketika ku pulang
Dibawah naungan lembayung senja
Kau berhias menantiku
Bertabur rindu …kita
Listen - Dinda Gradasi
Theme Song selengkapnya bisa diakses di catur